Bertumbuh Bersama Tuhan: Siswa Kelas IV SD Katolik Santa Angela Surabaya Dikukuhkan Sebagai Anak Terang dan Pribadi Citra Allah Surabaya – Sebanyak 39 siswa yang terdiri dari Kelas IV A dan IV B SD Katolik Santa Angela Surabaya mengikuti kegiatan Bina Rohani dan Mental (BIRONTAL) selama dua hari, yaitu pada Selasa-Rabu, 28-29 April 2026. Mengusung tema yang inspiratif, “Bertumbuh Bersama Tuhan, Menjadi Anak Terang sebagai Pribadi Citra Allah,” kegiatan ini bertujuan membentuk karakter rohani dan mental anak didik agar semakin sadar akan identitasnya sebagai gambar Allah yang hidup dalam terang kasih Tuhan. Kegiatan berlangsung dengan khidmat, penuh sukacita, dan melibatkan seluruh peserta dalam setiap sesi yang telah dirancang secara sistematis oleh Pembina (Sr. Rey, SPM dan Kakak Eva). Hari Pertama (Selasa, 28 April 2026): Membangun Komitmen Diri dari Hati Hari pertama dimulai dengan Ibadat pembuka yang dipimpin oleh Sr. Rey, SPM dan Kakak Eva. Dalam ibadat singkat ini, anak-anak diajak untuk membuka hati dan mempersiapkan diri menyambut rahmat Tuhan sepanjang pelaksanaan BIRONTAL. Setelah ibadat, suasana semakin hangat dengan sesi Ice breaking. Dengan tepuk semangat dan permainan kecil, anak-anak yang awalnya kaku menjadi riang dan akrab satu sama lain. Ice breaking ini efektif mencairkan suasana sekaligus membangun konsentrasi menuju sesi inti. Sesi puncak hari pertama adalah Komitmen Diri. Dengan didampingi fasilitator, setiap anak diajak merenungkan pertanyaan: “Apa yang ingin aku ubah dalam hidupku agar semakin menjadi terang bagi sesama?” Setiap siswa kemudian menuliskan komitmen pribadi mereka di atas secarik kertas berbentuk hati atau bintang—simbol bahwa mereka adalah anak terang. Memasuki malam hari, acara dilanjutkan dengan makan malam bersama dalam suasana kekeluargaan. Kebersamaan ini menjadi momen untuk saling berbagi cerita dan mempererat persaudaraan antarteman sekelas. Setelah makan malam, kegiatan berganti dengan Games yang edukatif dan penuh makna. Permainan tim seperti “Estafet Bola” mengajarkan pentingnya kerja sama, kejujuran, dan keberanian untuk menjadi terang di tengah kegelapan. Puncak refleksi hari pertama adalah Pembacaan Komitmen Diri. Satu per satu anak dengan berani maju ke depan dan membacakan komitmen yang telah mereka tulis. Ada yang berkomitmen untuk tidak berbohong, ada yang bertekad menjadi sahabat bagi teman yang sedang kesepian, dan tak sedikit yang berjanji untuk rajin berdoa dan bersikap baik kepada orang tua. Suasana haru dan penuh dukungan mewarnai sesi ini. Hari pertama ditutup dengan Doa malam, dipimpin oleh perwakilan siswa. Dalam doanya, mereka memohon kekuatan untuk menepati komitmen yang telah diucapkan. Semua peserta beristirahat dengan damai, mempersiapkan diri untuk hari kedua. Hari Kedua (Rabu, 29 April 2026): Memperdalam Meditasi dan Penutupan yang Berkesan Hari kedua diawali dengan Doa/Meditasi pagi pada pukul 06.00 WIB. Dengan bimbingan pembina, anak-anak diajak untuk hening sejenak, mengucap syukur atas tidur yang nyenyak, dan memohon penyertaan Tuhan sepanjang hari. Meditasi ini juga menjadi penguatan batin atas komitmen yang telah dibuat pada hari sebelumnya. Setelah meditasi, seluruh peserta menikmati Sarapan pagi bersama dalam suasana ceria. Kebersamaan saat sarapan menjadi momen yang tak kalah penting untuk membangun rasa saling peduli. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi Ice breaking pagi yang penuh energi. Tepuk semangat dan yel-yel khas Kelas IV A dan IV B menggema, menyegarkan kembali semangat anak-anak sebelum memasuki rangkaian penutupan. Memasuki sesi inti hari kedua, dilaksanakan Penutup yang berisi penguatan dari pembina. Anak-anak diajak menyimpulkan makna menjadi “Anak Terang sebagai Pribadi Citra Allah.” Mereka diingatkan bahwa Bertumbuh bersama Tuhan berarti terus belajar, rela dimurnikan, dan tidak takut bersinar meski sendirian. Puncak sekaligus akhir dari seluruh rangkaian BIRONTAL adalah Ibadat penutup. Ibadat yang berlangsung khidmat ini diawali dengan nyanyian pujian, pembacaan firman, dan doa syukur. Setiap anak menerima lilin kecil yang dinyalakan sebagai tanda bahwa mereka resmi berkomitmen menjadi anak terang. Dalam doa bersama, mereka berjanji untuk menjaga terang kasih Tuhan di mana pun mereka berada: di sekolah, di rumah, maupun di tengah masyarakat. Kesan dan Harapan Marcelo, peserta dari Kelas IV B, mengungkapkan kebahagiaannya. “Aku senang sekali bisa menulis komitmenku. Aku berjanji akan berbagi dengan teman yang kekurangan. Dan aku tahu aku citra Allah,” katanya dengan mata berbinar. Ibu Ch. Sri Retnaningsih, S.Pd. wali kelas IV B, menyampaikan apresiasi. “Program ini luar biasa. Anak-anak tidak hanya mendengar, tetapi mengalami secara langsung bagaimana menjadi terang. Pembacaan komitmen diri tadi malam sangat menyentuh hati saya.” Penutup Dengan berakhirnya Bina Rohani dan Mental ini, diharapkan 39 siswa Kelas IV SD Katolik Santa Angela Surabaya mampu benar-benar bertumbuh bersama Tuhan dalam keseharian hidup mereka. Mereka telah menyadari bahwa sebagai pribadi citra Allah, terang kasih itu sudah ada di dalam diri mereka. Kini tugas mereka adalah: bersinar, tidak ada yang perlu disembunyikan, karena terang itu menyenangkan hati Tuhan. Humas SD Katolik Santa Angela SurabayaTerangnya Kasih, Mulianya Prestasi