Surabaya, 24 Februari 2026 – Suasana penuh kegembiraan dan kehangatan menyelimuti halaman luar PG-TKK Taman Rini & SDK Santa Angela Surabaya pada Selasa pagi (24/2). Seluruh keluarga besar sekolah, mulai dari peserta didik, para guru, staf, hingga orang tua/wali murid, berkumpul untuk merayakan Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili yang memasuki Tahun Kuda Api. Acara yang berlangsung dari pukul 07.30 hingga 12.00 WIB ini menjadi momen spesial untuk mempererat tali persaudaraan dan memupuk rasa saling menghormati antar sesama, sekaligus memperkenalkan kekayaan budaya Tionghoa kepada generasi muda. Kemeriahan acara semakin terasa dengan hadirnya berbagai tenant yang disediakan oleh panitia, menambah semarak perayaan tahun baru Imlek tahun ini. Rangkaian Acara yang Meriah Kegiatan dimulai tepat pukul 07.30 WIB dengan penampilan spektakuler dari Barongsai Suryanaga. Sesi pertama atraksi barongsai ini berhasil menyedot perhatian seluruh hadirin. Gerak lincah dan atraktif singa barongsai yang diiringi tabuhan tambur yang rancak mampu menciptakan suasana meriah dan penuh semangat, dipercaya membawa aura positif serta keberuntungan di tahun yang baru. Usai atraksi barongsai, suasana kembali khidmat saat seluruh peserta acara melaksanakan doa bersama. Momen ini menjadi refleksi awal untuk memanjatkan rasa syukur atas tahun yang telah dilalui dan memohon berlimpahan berkah, kebijaksanaan, serta kelancaran dalam mengarungi Tahun Kuda Api yang penuh semangat. Acara kemudian dilanjutkan dengan sambutan sekaligus kesan-kesan dari pimpinan lembaga. Suster Ines, SPM, selaku Kepala PG-TKK Taman Rini, dalam sambutannya menyampaikan harapan agar semangat Tahun Kuda Api—yang melambangkan keberanian, kekuatan, dan semangat membara—dapat menginspirasi seluruh civitas akademika untuk terus maju dan berprestasi. “Semoga di tahun ini, kita semua diberikan energi positif untuk terus berkarya dan memberikan yang terbaik bagi anak-anak didik kita. Kebersamaan yang tercipta hari ini, baik melalui acara inti maupun tenant-tenant yang ada, menjadi wujud syukur kita atas berkat yang melimpah,” ujarnya. Pernyataan serupa juga disampaikan oleh Bapak Supriyono, S.Pd, Kepala Sekolah SDK Santa Angela. Beliau menekankan pentingnya nilai-nilai luhur seperti kebersamaan, hormat kepada orang tua dan guru, serta kerja keras yang menjadi inti dari perayaan Imlek. “Perayaan ini bukan sekadar seremonial, tetapi momentum untuk menanamkan nilai-nilai karakter pada siswa-siswi kita. Melalui berbagai penampilan dan stand yang ada, anak-anak belajar tentang kebersamaan, kemandirian, dan semangat berbagi,” ungkapnya. Penampilan Spektakuler dari Peserta Didik Puncak acara diisi dengan penampilan talenta-talenta muda berbakat dari kedua lembaga pendidikan. PG-TKK Taman Rini menampilkan aksi menggemaskan dari anak-anak didiknya melalui paduan suara lagu-lagu bertema Imlek dan penampilan gerak dan lagu yang penuh keceriaan. Para orang tua tampak antusias mengabadikan momen putra-putri mereka yang tampil percaya diri di atas panggung. Sementara itu, SDK Santa Angela menunjukkan aksi yang tak kalah memukau. Para siswa dengan percaya diri menampilkan beragam kebolehan, mulai dari menyanyi solo dan kelompok, tarian tradisional maupun modern, hingga penampilan spesial dari grup vokal (Vocal Group) dan ansambel musik (Binamusika) yang berhasil memukau para hadirin. Penampilan mereka mendapat aplaus meriah dari seluruh audiens yang memadati halaman sekolah. Kemeriahan Tenant-Tenant Imlek Selain panggung hiburan, daya tarik utama acara ini adalah hadirnya berbagai tenant yang disediakan oleh panitia. Sepanjang halaman sekolah, berdiri puluhan stand yang menjajakan beragam kuliner dan permainan menarik. Para pengunjung dapat menikmati berbagai minuman segar dan makanan ringan khas Imlek. Tak ketinggalan, stand CFC (California Fried Chicken) juga hadir memanjakan lidah para pencinta ayam goreng yang renyah dan gurih. Salah satu stand yang paling ramai dikunjungi adalah Stand Pohon Angpao. Dengan membayar sejumlah uang, pengunjung berkesempatan memetik amplop merah yang berisi berbagai hadiah menarik. Antrean panjang tak menyurutkan antusiasme anak-anak maupun orang dewasa untuk mencoba keberuntungan mereka. Bagi anak-anak yang suka tantangan, stand memancing ikan menjadi primadona. Dengan perlengkapan pancing sederhana, anak-anak berlomba-lomba menangkap ikan-ikan kecil yang berenang di kolam sementara. Gelak tawa dan sorak gembira terdengar setiap kali ada yang berhasil mendapatkan ikan. Kebersamaan yang Menghangatkan Semua rangkaian acara berjalan lancar dan penuh sukacita. Perayaan Imlek 2026 di lingkungan PG-TKK Taman Rini & SDK Santa Angela Surabaya tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran akan nilai-nilai budaya dan spiritual yang berharga. Kebersamaan yang tercipta antara siswa, guru, orang tua, dan seluruh elemen sekolah menjadi pemandangan yang menghangatkan hati. Momen ini sekaligus menjadi ajang silaturahmi dan mempererat ikatan kekeluargaan di awal tahun baru Kongzili. Selamat Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili! Gong Xi Fa Cai! Semoga Tahun Kuda Api membawa semangat baru, keberanian, dan keberuntungan bagi kita semua.
Hening dan Khidmat, Ratusan Siswa SDK Santa Angela Surabaya Ikuti Jalan Salib di Gereja Tertua
Surabaya, 20 Februari 2026 – Suasana hening dan penuh kekhidmatan menyelimuti Gereja Kelahiran Santa Perawan Maria, Jl. Kepanjen, Surabaya, Jumat pagi (20/2/2026). Ratusan siswa-siswi SDK Santa Angela Surabaya mengikuti perayaan Jalan Salib yang berlangsung sejak pukul 07.30 hingga 08.30 WIB. Kegiatan ini menjadi momen refleksi mendalam bagi para peserta didik di masa Prapaskah, dengan memanfaatkan suasana sakral gereja tertua di Kota Pahlawan tersebut. Gereja Kelahiran Santa Perawan Maria, yang juga akrab disapa Gereja Kepanjen, menyediakan ruang kontemplasi yang sempurna untuk ibadah ini. Sebagai bangunan cagar budaya bergaya Neo-Gotik yang dibangun pada tahun 1899, arsitektur megah dengan pilar-pilar menjulang setinggi 12 meter dan jendela mozaik berwarna-warni yang menggambarkan perjalanan Kristus semakin menguatkan suasana spiritual . Pantulan cahaya matahari pagi melalui kaca mozaik yang indah itu seolah menemani para siswa dalam menapaki setiap perhentian Jalan Salib, mengenang sengsara Yesus . Dengan penuh kepercayaan dan tata tertib yang baik, para siswa mengikuti rangkaian ibadah dari awal hingga akhir. Mereka mendengarkan dengan saksama setiap pembacaan Kitab Suci dan renungan yang dibawakan oleh perwakilan teman-teman mereka serta para guru pendamping. Kekhusyukan terpancar dari wajah-wajah polos ratusan siswa yang memadahi bangunan gereja berkapasitas hingga 3.000 jemaat ini . Tidak ada kericuhan, hanya suasana tenang yang menyelimuti setiap sudut gereja, menciptakan pengalaman iman yang mendalam bagi seluruh peserta. Kepala SDK Santa Angela Surabaya menyampaikan apresiasinya atas pelaksanaan ibadah yang berjalan lancar dan khidmat. Beliau berharap kegiatan yang dilaksanakan di gereja bersejarah ini dapat meninggalkan kesan abadi bagi para siswa. “Melaksanakan Jalan Salib di Gereja Kepanjen yang penuh sejarah dan nilai seni ini menjadi pengalaman istimewa bagi anak-anak. Suasana hening dan agung di sini membantu mereka untuk lebih fokus merenungkan makna pengorbanan Kristus,” ujarnya di sela-sela kegiatan. Kegiatan Jalan Salib yang diikuti dengan penuh kepercayaan ini merupakan salah satu bentuk pendidikan karakter dan iman yang rutin dilaksanakan SDK Santa Angela. Dengan melibatkan siswa sejak pagi hari, sekolah berharap nilai-nilai ketabahan, kasih, dan pengorbanan yang direnungkan dalam Jalan Salib dapat tertanam dalam hati sanubari para siswa, membentuk mereka menjadi pribadi yang beriman dan berbudi pekerti luhur. Ibadah tepat berakhir pukul 08.30 WIB, meninggalkan suasana damai yang terbawa para siswa saat mereka kembali beraktivitas.
